Detakku lambat ya?
Maaf, sebenarnya bukan mengada-ngada
Aku kini sedang membingkai hati
Hati yang sudah tergantung lama diluar sana
Denganya..
Seseorang yang hanya bisa digambarkan dengan satu kalimat
“Seseorang yang sangat mencintai’ku”
Bahkan saat aku melihatmu
Bahkan saat aku memanggil’mu
Bahkan saat aku mempertahankanmu
Bahkan saat aku menunggu’mu
Bahkan saat aku mengatakan “hati’ku hanya ada pada’mu”
Bibir tertutup cukup menggambarkan kesabarannya
Kalau bisa persaan di balik dengan kata “terbaliklah”
Mungkin aku sudah tak mengingat’mu
Kalau nanti aku bisa menyukai orang ini seperti aku menyukai’mu,
Bagaimana?
Apa kau akan mencari’ku?
Atau apa kau akan malu, menghilang, atau kesurupan ditengah jalan?
Maaf, sebenarnya bukan mengada-ngada
Aku kini sedang membingkai hati
Hati yang sudah tergantung lama diluar sana
Denganya..
Seseorang yang hanya bisa digambarkan dengan satu kalimat
“Seseorang yang sangat mencintai’ku”
Bahkan saat aku melihatmu
Bahkan saat aku memanggil’mu
Bahkan saat aku mempertahankanmu
Bahkan saat aku menunggu’mu
Bahkan saat aku mengatakan “hati’ku hanya ada pada’mu”
Bibir tertutup cukup menggambarkan kesabarannya
Kalau bisa persaan di balik dengan kata “terbaliklah”
Mungkin aku sudah tak mengingat’mu
Kalau nanti aku bisa menyukai orang ini seperti aku menyukai’mu,
Bagaimana?
Apa kau akan mencari’ku?
Atau apa kau akan malu, menghilang, atau kesurupan ditengah jalan?
Jogja,
02:00 am, 24’feb’2013
Komentar
Posting Komentar