Habis mewek nonton drama romance. sudah hampir 300 GB, tapi baru flm ini yang bikin saya mewek.
okay! saya sedang malas, sedang menikmati waktu luang. saat ini sebenarnya pikiran saya masih pada ribuan kata dalam lembar-lembar tugas yang belum saya kerjakan. bukan. bukan tugas yang biasa menyiksa. ini tulisan akhir yang harus sangat-sangat menguras pikiran. karena itu saya harus benar-benar siap, sangat siap dan harus beranjak dari zona aman ini. oh film, saya bisa mengorbankan pertemuan penting. saya bisa mengorbankan waktu si nutcase agar bisa menunggu saya di kencan anivrsary kami hanya untuk melihat "ryan gosling" babak belur dalam "only God forgives". bukan film terbaik, tapi saya bisa menikmatinya. melihat kesenangan yang bisa saya ambil dari sana an mengatakan "itulah adegan favorit saya" atau pasangan ini lah "pasangan favorit saya" atau lebih mewek lagi, "ini lah karakter favorit" saya. delicious :D
okay! saya sedang malas, sedang menikmati waktu luang. saat ini sebenarnya pikiran saya masih pada ribuan kata dalam lembar-lembar tugas yang belum saya kerjakan. bukan. bukan tugas yang biasa menyiksa. ini tulisan akhir yang harus sangat-sangat menguras pikiran. karena itu saya harus benar-benar siap, sangat siap dan harus beranjak dari zona aman ini. oh film, saya bisa mengorbankan pertemuan penting. saya bisa mengorbankan waktu si nutcase agar bisa menunggu saya di kencan anivrsary kami hanya untuk melihat "ryan gosling" babak belur dalam "only God forgives". bukan film terbaik, tapi saya bisa menikmatinya. melihat kesenangan yang bisa saya ambil dari sana an mengatakan "itulah adegan favorit saya" atau pasangan ini lah "pasangan favorit saya" atau lebih mewek lagi, "ini lah karakter favorit" saya. delicious :D
Oh My. saya sangat menikmati ketika perasaan saya terguncang. perasaan tak rela ketika menyaksikan pemeran utama "harus mati". kalau kembali kemasa lalu, dulu saat masih di bangku sekolah, saya merasa gadis yang bisa kehilangan "rasa" dan sakit hati hanya dengan melihat "leonardo D" dalam film "Romeo&Juliete" dan "Titanic" harus mati di ending. are u kidding me?!
God. perasaan itu membuat saya lumayan terguncang, yang mengharuskan saya terbeban penasaran PENASARAN. aduh mati aku jadi penasaraaaaaaaaann. sampe mati'pun akan'ku perjuangkan.. (ada yang mengerti lagu ini gak see -_-"). okay. kita kembali ke perasaan saya saat terguncang :D saya mulai mencari film "Leonardo" yang lain, saya inget dulu saya sampe bela-belain ditilang polisi. lagian blagak juga seei, gak punya SIM masi saja bgaya lewat depan pos polisi. (alhasil ditangkap'nya pulak lah aku ini *baca; dengan logat batak). jadi lokasi yang saya tuju itu adalah "rental film" berharap melihat dia hidup kembali di film yang lain. mungkin banyak yang bilang gak modal banget. iya, emang. tapi kalalu kalaian tahu itu tsekitar tahun 2003'an. masi di bangku sekolah menengah pertama dan kondisi saat itu. sya gak melek intrnet (siapa yang sudah --" ). mau gak mau harus ngesot nyari di rental-rental. Perfect! hahahaaaa : D
mulai dari sinilah tempat favorit saya adalah "rental film pancor" lokasinya di pancor arah tugu. dan dari sinilah saya mulai tahu "saya merasa" hahaaa agak canggung ngomongnya :D. jadi gini, dulu kan masih ngangak, gak tau banyak soal film (selain film kartun yang disiarin ditipi dan VCD sewaan) dan satu sore saat berkunjung kesekian kalinya, saya pun berinisiatif untuk meminta rekomendasi dari mas rentalnya (mas yang jaga rental) film yang bagus, yang asyik di tonton. gak lama masnya membawa film dengan cover cewek sama cowok dihalangi tulisan dan pesawat gitu. saya tanya "bagus gak mas?" masnya bilang filmnya film baru, ceritanya bagus, ceritanya manusia punya banyak kembaran. saya si mikirnya mungkin ini cerita seorang ibu yang ngelahirin anak yang banyak wajahnya sama semua. lurus-lurus. okay dan akhirnya saya pulang dengan membawa film itu, judulnya "the island".
kalau mau tahu perasaan saya saat menonton film itu, tanya anak SMP yang gak tau apa-apa tiba tiba disuguhin film "....&%^&)*(%&%$%#%@*..."
God. perasaan itu membuat saya lumayan terguncang, yang mengharuskan saya terbeban penasaran PENASARAN. aduh mati aku jadi penasaraaaaaaaaann. sampe mati'pun akan'ku perjuangkan.. (ada yang mengerti lagu ini gak see -_-"). okay. kita kembali ke perasaan saya saat terguncang :D saya mulai mencari film "Leonardo" yang lain, saya inget dulu saya sampe bela-belain ditilang polisi. lagian blagak juga seei, gak punya SIM masi saja bgaya lewat depan pos polisi. (alhasil ditangkap'nya pulak lah aku ini *baca; dengan logat batak). jadi lokasi yang saya tuju itu adalah "rental film" berharap melihat dia hidup kembali di film yang lain. mungkin banyak yang bilang gak modal banget. iya, emang. tapi kalalu kalaian tahu itu tsekitar tahun 2003'an. masi di bangku sekolah menengah pertama dan kondisi saat itu. sya gak melek intrnet (siapa yang sudah --" ). mau gak mau harus ngesot nyari di rental-rental. Perfect! hahahaaaa : D
mulai dari sinilah tempat favorit saya adalah "rental film pancor" lokasinya di pancor arah tugu. dan dari sinilah saya mulai tahu "saya merasa" hahaaa agak canggung ngomongnya :D. jadi gini, dulu kan masih ngangak, gak tau banyak soal film (selain film kartun yang disiarin ditipi dan VCD sewaan) dan satu sore saat berkunjung kesekian kalinya, saya pun berinisiatif untuk meminta rekomendasi dari mas rentalnya (mas yang jaga rental) film yang bagus, yang asyik di tonton. gak lama masnya membawa film dengan cover cewek sama cowok dihalangi tulisan dan pesawat gitu. saya tanya "bagus gak mas?" masnya bilang filmnya film baru, ceritanya bagus, ceritanya manusia punya banyak kembaran. saya si mikirnya mungkin ini cerita seorang ibu yang ngelahirin anak yang banyak wajahnya sama semua. lurus-lurus. okay dan akhirnya saya pulang dengan membawa film itu, judulnya "the island".
kalau mau tahu perasaan saya saat menonton film itu, tanya anak SMP yang gak tau apa-apa tiba tiba disuguhin film "....&%^&)*(%&%$%#%@*..."
please. don't think i'm a maniac. just movie geek :)
Komentar
Posting Komentar